Senin, 26 September 2016

pengertian magic disc

Magic Disc

Sudah berapa kali kamu mendownload film, game, software, semua dikompres dalam beberapa file format rar dan setelah kamu ektrak semua file yang kamu download tersebut, ternyata menghasilkan file dalam ISO.

Jika tahu jenis apa file berekstensi ISO tersebut? Yaitu file copy-an dari CD/DVD menjadi sebuah file image yang berekstensi ISO tersebut. File ISO adalah file sering dan cocok disimpan ke dalam harddisk, untuk nantinya digunakan untuk dibakar kedalam CD kosong (blank CD). Untuk membakarnya diperlukan software seperti Nero CD Burning.

Namun, jika anda punya software
seperti Nero CD Burning tersebut tetapi anda tidak punya alat pembakarnya (CD/DVD Writer), maka sia-sia anda menyimpan file ISO tersebut, karena tidak berguna hanya banyak memakan tempat di harddisk anda.


Agar file ISO bisa dimanfaatkan didalam harddisk, maka file Iso tersebut bisa digunakan sebagai virtual CD atau CD Image (Bayangan). Virtual CD, sebuah file hasil copyan dari CD yang siap dimasukkan ke dalam Virtual CD/DVD Drive. Dan tentu saja CD/DVD driver yang dimaksud juga tidak nyata, bukanlah perangkat keras, tetapi seolah-olah komputer mendeteksinya sebagai perangkat keras.

Untuk membuat virtual CD/DVD Driver diperlukan sebuah software untuk membuatnya. Beberapa software terkenal yang bisa digunakan untuk membuat virtual drive adalah antara lain:
- Virtual CD
- Virtual Drive dari Farstone
- Nero ImageDrive dari Nero
- Alcohol 120% dari AlcoholSoftsoftware-software tidaklah gratis, namun software yang satu selain gratis juga ajaib.
Mengapa ajaib? Sesuai nama softwarenya yaitu Magic Disc.
MagicDisc Virtual DVD /  CD-ROM screenshot 2
MagicDisc adalah sebuah aplikasi utilitas freeware yang sangat membantu untuk menciptakan dan mengelola virtual CD drive dan CD / DVD disc image. MagicDisc memungkinkan Anda untuk menggunakan hampir semua jenis CD / DVD image tanpa perlu membakarnya ke CD atau DVD agar dapat dengan mudah mengakses beberapa software atau game permainan favorit anda, audio cd, dll. Apagunanya software ini bekerja layaknya seperti real CD / DVD-ROM? Ya, mungkin barangkali anda sangat membutuhkan program ini jika program atau game yang anda beli yang memerlukan CD Asli agar bisa dijalankan. Nah, agar perangkat keras (CD/DVD-Room/Writer) anda tetap awet, tidak sering terlalu lama dipakai, maka anda perlu menggantinya dengan perangkat CD/DVD Room/Writer Virtual. Selain, perangkat ini memungkinkan anda untuk menjalankan permainan atau aplikasi (yang membutuhkan CD asli untuk bisa dijalankan) lebih cepat daripada dari konvensional CD / DVD-ROM, bahkan bisa sampai dari 200x lipat.
Jangan khawatir apapun jenis CD/DVD image yang anda punya, Virtual drive MagicDisc mampu menangani buat Anda, hampir semua jenis file image bisa dijalan oleh Anda hanya satu kali klik. Berikut file-file yang didukung oleh MagicDisc antara lain:
BIN (CDRWin),
IMA/IMG (Generic disk images),
CIF (Easy CD Creator),
NRG (Nero – Burning ROM),
IMG/CCD (CloneCD),
MDF/MDS (Fantom CD),
VCD (Farstone Virtual Drive),
VaporCD (Noum Vapor CDROM)
P01/MD1/XA (Gear)
VC4/000 (Virtual CD)
VDI (Virtuo CD Manager)
C2D (WinOnCD)
BWI/BWT (BlinkWrite)
CDI (DiscJuggler)
TAO/DAO (Duplicator)
PDI (Instant Copy)

MagicDisc mendukung hampir semua versi Windows mulai 98 hingga Windows 7, kamu bisa mendownloadnya gratis disini:

Download MagicDisc gratis for Windows XP/2003/2008/Vista
Download MagicDisc gratis for Windows XP/2003/2008/Vista x64 Edition
Download MagicDisc gratis for Windows 7 versi x86 dan x64 Edition
Download MagicDisc gratis for Windows 98/ME/2000

http://tipstrikomputer.blogspot.co.id/2010/01/magicdisc-virtualcddrive-windows-gratis.html

Pengartian Nero Express dan 5 Hal Yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Nero

Pengartian Nero Express dan 5 Hal Yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Nero
Nero express


Nero Burning ROM, biasa disebut Nero, adalah program authoring cakram optik untuk Microsoft Windows dengan Nero AG (sebelumnya Menjelang Software) yang berlokasi di Jerman. Versi 6 sampai 9 merupakan bagian dari Nero Multimedia Suite. Pada versi 10, Nero Burning Rom tersedia sebagai produk yang berdiri sendiri. Nero Linux adalah versi Linux.

Nero Burning ROM Lite dan versi OEM (dengan pembelian hardware saja) lebih murah, hardware tertentu, mengurangi versi fungsi Nero Burning ROM. Nero Burning ROM bekerja dengan sejumlah format gambar cakram optik, termasuk gambar terkompresi mentah mengikuti standar ISO9660, dan kepemilikan format file NRG Nero. Tergantung pada versi format gambar lebih mungkin native didukung. Untuk menggunakan lebih banyak format, terutama FLAC lossless, WavPack, dan Mempersingkat, perlu untuk menginstal modul program tambahan. Modul, yang disebut plug-in atau codec, sering tersedia secara bebas. Nero AG menjual beberapa video dan audio proprietary plug-in.

Nero Burning Rom. Versi lengkap dari aplikasi, yang ditujukan untuk pengguna PC tingkat lanjut.
Nero Express edisi sederhana dari Nero Burning ROM ditargetkan pada pengguna entry-level, tersedia dengan Nero software suite. Meskipun Nero Express tidak sekuat fitur lengkap Nero Burning ROM, fitur antarmuka pengguna yang lebih ramping, dan menawarkan lebih luas fitur daripada yang ditawarkan oleh Windows. Nero Express juga terintegrasi ke dalam perangkat lunak Nero suite, terutama dalam edisi OEM perangkat lunak ini yang kekurangan Nero Burning ROM.

Nero Kwik Bakar adalah komponen perangkat lunak freeware Suite Nero Kwik Media dan hanya menyediakan dasar CD / DVD menyalin dan penciptaan pilihan. Pada awalnya dirilis bersama versi 9.4.12.3 sebagai program mandiri bernama Nero BurnLite

Nero Linux adalah inkarnasi mandiri yang lebih baru dari Nero Burning ROM yang bekerja pada berbagai distribusi Linux. Nama program dikonfirmasi menjadi permainan kata, seperti yang terlihat seperti "Nero Burning Roma" (lihat Kebakaran Besar Roma) dan lebih jadi ketika diterjemahkan ke bahasa lain Latin dan Jerman.

Versi Nomor Nero Aplikasi Release Date Catatan

Nero Burning ROM 1
Pada tahun 1997 rilis pertama versi 1.
Pada tahun 1997 rilis terakhir dari versi 1.

Nero Burning ROM 2 
Pada tahun 1997 Pertama rilis versi 2.
Pada tahun 1997 rilis terakhir dari versi 2.

Nero Burning ROM 3 
Pada tahun 1997 Pertama rilis versi 3.
Pada tahun 1998 rilis terakhir dari versi 3.

Nero Burning ROM 4 
Pada tahun 1999 Pertama rilis versi 4.
CD-ROM UDF dan UDF / ISO (Bridge) dukungan tambahan. Nero Sampul Editor.
Pada tahun 1999 versi terakhir untuk Windows 3.x (membutuhkan Win32s).
20 Maret 2000 rilis terakhir dari versi 4.
Fitur baru termasuk kembar VQ Encoding / Decoding, audio gema filter, dan audio drag & drop diimplementasikan untuk Windows 2000.

Nero Burning ROM 5
Pada tahun 2000 Pertama rilis versi 5.
30 April 2001 Mayor pembaruan. Fitur baru termasuk Nero Wave Editor, Advanced Nero Sampul Designer, Nero MPEG1 Video Encoder, VCD / SVCD menu Penciptaan, Audio Plug-In Interface, Tertanam Nero API (Application Program Interface), Nero Toolkit.
25 Agustus 2001 versi pertama untuk mendukung pembakaran DVD. 
4 Juli 2002 Versi pertama dengan codec plug-in support (misalnya, menulis FLAC, WavPack, MP4 dll file ke CD Audio), Windows XP Dukungan.
2 Maret 2004 rilis terakhir dari versi 5. Versi terakhir untuk Windows 95A. Nero 6 membutuhkan. Windows 95B / 98 atau yang lebih baru. 

Nero Burning ROM 6
Pada 25 Juli 2003 rilis pertama versi 6. Versi awal dari Nero versi 6 akan membakar hanya DVD data menggunakan sistem file ISO 9660. Meskipun DVD drive tampaknya tidak memiliki kesulitan membaca single-layer disc, kompatibilitas dengan dual-layer disc bermasalah.
18 Juni 2004 versi terakhir untuk Windows NT 4.0.
17 Februari 2005 Ditambahkan dukungan LightScribe.
31 Juli 2007 rilis terakhir dari versi 6. Versi awal dari Nero versi 6 akan membakar hanya DVD data menggunakan sistem file ISO 9660. Meskipun DVD drive tampaknya tidak memiliki kesulitan membaca single-layer disc, kompatibilitas dengan dual-layer disc bermasalah.
18 Juni 2004 versi terakhir untuk Windows NT 4.0. 
17 Februari 2005 Ditambahkan dukungan LightScribe.
31 Juli 2007 rilis terakhir dari versi 6.

Nero Burning ROM 7
Pada 31 Oktober 2005 rilis pertama versi 7. Untuk alasan yang tidak diketahui, Nero 7 Ultra Edition Peningkatan untuk Amerika Utara tidak memiliki Labelflash atau DiscT @ 2 dukungan Nero 7 Premium untuk Eropa tidak.
28 Agustus 2006 Versi terakhir Untuk Windows 98 / ME. 
18 September 2006 dukungan Diperkenalkan untuk LightScribe dan Blu-ray Disc perangkat.
16 Oktober 2006 Dirancang untuk berjalan pada Windows Vista.
18 Januari 2007 resmi bersertifikat untuk Windows Vista. Tetap semua sebelum melaporkan kekurangan, diperbarui dukungan booktype, dan menambahkan pilihan selanjutnya untuk cakram definisi tinggi.
20 Maret 2007 Bugfix rilis.
4 Juli 2007 Bugfix rilis.
21 Januari 2010 Bugfix rilis.
11 Maret 2010 Windows 7 pembaruan kompatibilitas.

Nero Burning ROM 
Pada1 Oktober 2007 Pertama rilis versi 8.
19 Desember 2007 Ditambahkan dukungan untuk DualLayer DVD-RW media termasuk lapisan melompat persimpangan.
12 Maret 2008 perbaikan bug kecil. Peningkatan kompatibilitas pemutaran untuk Blu-ray.
Juli 2008 perbaikan bug kecil. NeroShowTime memperoleh dukungan untuk DXVA 2.0 dan ATI UVD.
17Desember 2008
11 Januari 2010 rilis Sebelum versi 8.
15 Maret 2010 rilis terbaru dari versi 8. Versi terakhir Untuk Windows 2000

Nero Burning ROM 9
Pada 29 September 2008 Pertama rilis versi 9. rilis pertama untuk mendukung Windows 7.
16 Oktober 2008
17 Desember 2008
2 Juni 2009
29 Juni 2009
28 Agustus 2009
9 Oktober 2009
24 Maret 2010
3 Maret 2011 rilis terbaru dari versi 9. Dan lain sebagainya

Cara Burning dengan NERO EXPRESS

Pada Postingan kali ini saya menjelaskan tentang Cara Burning dengan NERO EXPRESS
Nero adalah sofware yang digunakan untuk menyimpan dokomen / file yang ada di komputer ke dalam Compack Disk (CD)/ DVD. Dalam Menyimpan dokomen / file ada syarat-syarat yang harus di sediakan adalah sobat harus memiliki CD RW atau DVD R/RW.


Bagaimana cara Burning dengan NERO EXPRES :

1. Buka shortcut NERO EXPRESS
2. Pilih kategori yang anda ingin masukkan, misal : Data -> Data CD
3. Klik Add untuk memilih dokumen / file yang di inginkan
4. Pilih dokomen / file, kemudian klik Add -> close -> Next
5. Ganti nama dengan nama yang di inginkan
6. Kemudian Klik Burn
7. Masukkan CD/DVD, Tunggu proses Sampai selesai.
8. Jika proses telah selesai, Klik OK -> Next
9. Jika sobat ingin mengulangi proses pilih New Project, Jika ingin meyimpan pilih save project
10. Jika ingin mengakhiri pilih Close, pada tolbar paling atas.

Sumber : http://123ayamariam.blogspot.com/2015/01/nero-ex.html


5 Hal yang harus dihindari saat menggunakan Nero


Nero merupakan software yang sangat banyak digunakan oleh seluruh pengguna komputer, fungsinya yang sangat penting nero juga sudah menjadi program yang familiar untuk digunakan sebagai ahlinya dalam bidang format ISO. Dari mulai burning sampai design cover DVD. Tetapi taukah anda bahwa software ini sangat sensitif dalam arti software ini dapat membawa kerusakan pada hardware yang ada pada komputer anda. Mengapa begitu ? bukankah Nero merupakan software yang sudah berlisensi secara resmi ? nah itu dia yang akan saya bahas pada kesempatan kali ini. Langsung saja lah pada inti pembicara, Sebenarnya pada saat kita menjalankan nero ada beberapa hal yang harus dihindari dan gak boleh kita lakukan, apa saja itu ? mari kita simak .
1. Meletakkan laptop pada kondisi yang tidak rata. Saat anda sedang menjalankan nero terutama pada saat anda burning file ke DVD, anda tidak boleh meletakkan laptop anda dalam kondisi miring, hal ini dapat menyebapkan CD room yang bekerja dapat terganggu, system optik pada CD room tidak akan bekerja secara maksimal jika ia membaca DVD dalam kondisi miring. Usahakan anda letakkan laptop pada posisi yang tidak akan dirubah sebelum proses burning selesai.
2. Hati-hati terhadap antivirus anda. Saya pernah punya pengalaman, saya ingin memasukkan file instalasi OS ke DVD, sebelumnya pada OS tersebut sudah saya masukkan keygennya, Setelah saya burning itu file, eh ternyata sampai ditengah Antivirus saya memberhentikan proses burning nero, saya sempat bingung, ternyata keygen yang saya masukin ke OS tadi kebaca oleh antivirus saya. DVD sudah terlanjur keluar duluan dari CD room, dan dengan sangat menyesal DVD itu sudah gak bisa lagi dipakai. Jadi intinya matiin dulu itu antivirus kalau sekiranya mau burning file-file yang berbau keygen, aktivator tan sejenisnya. Kan sayang tu DVD klau sampai rusak karna hal sepele.
3. Jangan buka2 local disk. Mengapa tidak boleh buka local disk pada saat nero berjalan ?? jadi gini gan, pada saat kita  burning, usahain jangan diganggu deh kinerja tu nero, bisa-bisa file yang anda masukkan ke DVD bisa terganggu. Soalnya sangat sensitif jika terjadi kesalahan. Laptop dalam kondisi diam usahakan hanya program nero aja yang berjalan. Walaupun belum ada pengalaman yang fatal tentang hal ini, ya setidaknya jaga-jaga aja demi kelancaran proses yang sangat penting itu ( JIaahh, penting la konon :D ) 
4. Jangan matikan laptop jika proses sedang berjalan. Nah ini ni poin pentingnya, Seandainya anda melakukan proses burning di laptop, pakai aja tu batrai, manatau listrik drop secara spontan laptop pun mati. ini sangat berakibat pada optik lensa CD room, Optik akan gampang rusak jika mengalami hal ini, apalagi jika sedang digunakan. Hal ini bahaya juga pada saat anda memutar film menggunakan DVD.
5. Yang terakhir, Jangan di cencel kalau nero sudah berjalan. Jika anda cencel proses nero yang sedang bekerja, ini sama saja tidak ada gunanya. maka otomatis DVD yang sudah digunain gak bisa dipakai lagi karna nero menganggap cencel itu adalah proses selesai. Soalnya saya udah pernah nyoba gan ( Waktu begok-begoknya belajar komputer ) dan hasilnya sangat mengecewakan :D .
Mungkin itu aja pengalaman yang bisa saya sharing buat anda-anda semua, semoga bermanfaat.
 
Sumber : http://penggunacerdas.blogspot.co.id/2013/02/5-hal-yang-harus-dihindari-saat.html
by. adam hidayat
Jumat, 23 September 2016

Pengertian, Kegunaan dan keunggulan DriverPack Solution

Pengertian, Kegunaan dan keunggulan DriverPack Solution


DriverPack Solution 12.3  adalah merupakan sebuah program yang berisi kumpulan-kumpulan driver (automated driver installation) untuk VGA, Chipset, SoundCard, LanCard, Wifi, Printer, dll. Bisa digunakan untuk semua versi windows dari windows XP, Vista, Seven (32/64 bit) yang dapat anda gunakan di berbagai macam komputer dan laptop. DriverPack Solution 12.3 ini adalah versi terbaru untuk saat ini. 

Kegunaan : Install semua driver VGA, Sound, Chipset, Lan, Wifi, dan lain-lain secara offline.
 dengan DriverPack Solution 12.3 R255 Final ( All in One Driver For Windows XP/Vista/7) kita tidak perlu lagi bersusah payah mencari satu persatu utility tersebut, karena DriverPack Solution 12.3 R255 Final dapat mengatasi hal tersebut, hanya dengan sekali klik dari DriverPack Solution 12.3 R255 Final ini, maka utility dari element yang ada di Komputer / Laptop/ Notebook akan secara otomasi terinstal oleh information ini. Tidak perlu bersusah payah bukan, hanya dalam hitungan menit, semua utility sudah terinstal.
 

 Keunggulan DriverPack Solution 12.3 R255 Final :

*      Mendukung untuk semua jenis System Operasi Windows, baik Windows XP, Vista dan       Windows 7 (x86-x64) 64-bit and 32-bit versions!
*      Instal Driver Secara Otomatis
*      Menghemat Waktu dan Uang
*      Dapat mengisntal utility hampir pada semua komputer
*      Dapat melakukan pencarian utility secara otomatis via web
*      Sangat mudah digunakan

Cara Memasang / Mencolokkan Kabel ke CPU Komputer/PC

Cara Memasang / Mencolokkan Kabel ke CPU Komputer/PC


           Pemasangan Kabel power Cara pemasangan kabel power - judul di atas sama dengan ketika seseorang pertama kali ingin menghidupkan PC / komputer mereka pastinya sulit untuk mencolokkan kabel-kabel yang masih terpisah. Ketika seseorang baru saja membeli sebuah peralatan komputer maka mereka harus bisa menyambungkan kabel-kabel ke CPU seperti menyambung kable mouse, kabel power, kabel Monitor, kabel keyboard, dan juga kabel mix atau kabel audio untuk keperluan memainkan suara musik. oleh karena itu disini anda bisa melihat bagaimana caranya menyambungkan semua kabel yang wajib tersebut. caranya memang mudah namun tentu saja bagi mereka akan merasa kesulitan jika sebelumnya tidak pernah melakukannya.


Cara Menyambung Kabel Power / Power supply

Kabel ini adalah kabel utama dari listrik ke power supply kabel ini biasanya punya ujung dengan 3 lubang. kabel power di pasang pada power supply male yang menghubung kan cpu dengan arus listrik.jika sudah di pasang, nyalakan tombol power.

cara menyambungkan kabel power ke CPU




Lalu kabel ini dipasang ke power monitor. Untuk menghidupkan monitor.
Dan perlu kabel yang sama seperti ini juga untuk menghidupkan CPU.

Pemasangan Kabel dari keyboard ke CPU


Keyboard di pasang pada port ps/2. biasanya untuk ujung keyboard kabel
berwarna ungu pada posisi pertama dari sebelah kiri. arahkan seperti gambar.

gambar memasang kabel Keyboard ke CPU


Cara memang Kabel  mouse ke CPU


Mouse ini sekarang ini banyak dijumpai berupa port USB, namun bagi anda yang mempunyai post PS/2 bisa sobat lakukan seperti gambar di bawah ini. Cara pemasangan mouse, untuk ujung kabel mouse berwarna hijau. di pasang pada port ps/2 tepat disamping port ps/2 keyboard.yang berwarna ungu.


Cara memasang  kabel USB Mouse ke CPU / komputer

Kebel USB dipasang pada port USB berada pada posisi belakang CPU/ chasing.

memasang kabel mouse USB ke CPU komputer

Memasang Kabel Monitor / LCD.

Kabel monitor biasanya ada 2 yaitu untuk disambungkan ke power listrik,
dan disambungkan ke VGA yang ada di motherboard (jika onboard).
Jika menggunakan vga external, dipasang di vga external tersebut.

cara memasang kabel monitor ke CPU


Lalu kabel ini dipasang ke power monitor. Untuk menghidupkan monitor.  Dan perlu kabel yang sama seperti ini juga untuk menghidupkan CPU. Kabel monitor digunakan untuk output data, menampilkan hasil input.  Pemasangan kabel monitor biasa di pasang pada port parallel pada CPU. Posisikan sesuai bentuk pin, lalu putar pengunci untuk memperkuat kabel.


Memasang Kabel Headset Microphone Jack.

jika anda memasang kabel microphone ataupun kabel headseat anda bisa mencolokkan kabel tesebut sesuai gambar yang ada. Out / bagian tengah adalah kabel heatseat sedangkan pinggir warna pink adalah kabel microphone.

cara mencolokkan kabel mic atau audio jack ke CPU komputer


Selamat mencoba saya yakin anda bisa dengan mudah melakukannya..
Kamis, 22 September 2016

LANGKAH LANGKAH MEMASANG PROYEKTOR

langkah langkah memasang proyektor

Cara Memasang Proyektor 


3 Bagian : Menentukan Penempatan Layar - Menentukan Penempatan Proyektor - Pemasangan Proyektor

Proyektor adalah cara yang baik untuk meningkatkan kualitas teater rumah Anda, dengan memberikan sensasi gambar lebih besar pada teater rumah. Pemasangan proyektor di plafon atau dinding akan membantu menjadikan teater rumah tampak mengkilap, terlihat profesional — serta menghemat ruangan. Saat memasang proyektor di dinding atau plafon, Anda harus mempertimbangkan berbagai pengukuran, termasuk ukuran layar dan ukuran ruangan, serta jarak tangkap tertentu dari proyektor dan offset vertikal (ada dalam petunjuk penggunaannya). Gunakan panduan ini bersama dengan petunjuk penggunaan proyektor untuk memastikan Anda memasang proyektor di plafon/dinding dengan benar.




image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/7/78/Incomplete_856.gif/35px-Incomplete_856.gif


                         LANGKAH LANGKAH MEMASANG PROYEKTOR

Bagian 1 dari 3: Menentukan Penempatan Layar
  1. image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/5/51/Mount-a-Projector-Step-1-Version-2.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-1-Version-2.jpg
    [Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-1-Version-2.jpg]
    Tentukan lokasi terbaik untuk layarnya. Tergantung pada tata letak ruangan, Anda mungkin memiliki sedikit pilihan tempat untuk meletakkan proyektor, tetapi jika memungkinkan, pilih dinding yang tidak terkena cahaya langsung, karena cahaya pada layar akan membuat gambar terlihat kabur.[1]
    • Jika Anda harus memilih dinding yang terkena cahaya langsung, pertimbangkan cahaya sekitar yang menolak layar proyektor atau, jika Anda mengecat layar di dinding, Anda dapat menggunakan cahaya sekitar yang menolak cat tersebut (tersedia di toko perangkat keras).[2]
    • Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk membeli tirai hitam untuk jendela Anda.


[*]
image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/e/e9/Mount-a-Projector-Step-2-Version-2.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-2-Version-2.jpg
[Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-2-Version-2.jpg]
Tentukan ketinggian layar Anda. Hal ini sekali lagi tergantung pada tata letak ruangan. Jika Anda hanya memiliki sofa dan beberapa kursi di ruangan tersebut (yaitu bukan berupa barisan tempat duduk ala teater), ketinggian yang tepat adalah 61 cm sampai 91,5 cm dari lantai.[3]
  • Jika Anda memiliki beberapa baris kursi di teater rumah Anda, posisi layar harus sedikit lebih tinggi sehingga orang yang berada di barisan belakang masih bisa melihat gambar atau film yang Anda proyeksikan ke layar dengan baik.[4]
  • Untuk memutuskan seberapa tinggi penempatan layar dari lantai, selalu perhatikan ukuran layar, karena jika terlalu tinggi dari lantai mungkin akan menyisakan sedikit ruang untuk seluruh layar.



[*]
image: http://pad2.whstatic.com/images/thumb/b/b7/Mount-a-Projector-Step-3-Version-2.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-3-Version-2.jpg
[Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-3-Version-2.jpg]
Ketahui ukuran layar. Ukuran layar adalah tinggi dan lebar gambar yang ingin Anda proyeksikan dari proyektor. Buatlah pengukuran yang mudah karena Anda akan membutuhkannya ketika menghitung tempat untuk memasang proyektor.
  • Kebanyakan proyektor baru dapat menghasilkan gambar berkualitas tinggi 254 cm, jadi jika Anda tidak yakin mengenai berapa ukuran layar yang diperlukan — dan ruangan Anda dapat menampungnya — Anda cukup menggunakan jarak sekitar 254 cm.[5]
[*]



Bagian 2 dari 3: Menentukan Penempatan Proyektor

  1. image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/b/b7/Mount-a-Projector-Step-4-Version-2.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-4-Version-2.jpg
    [Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-4-Version-2.jpg]
    Hitung jarak tembak proyektor Anda. Jarak tembak adalah ukuran jarak antara layar dan lensa proyektor. Jarak tembak dihitung menggunakan rasio tembak proyektor, yang seharusnya tercantum dalam petunjuk penggunaan sebagai angka tunggal (untuk proyektor tanpa perbesaran optik) atau kisaran angka. Untuk menghitung seberapa jauh peletakan proyektor dari layar, gunakan rumus berikut: rasio tembak x lebar layar = jarak tembak.[6] Rumus ini bisa digunakan untuk semua satuan ukuran — Anda dapat menggunakan satuan inci, cm, kaki, dan sebagainya.
    • Jika Anda memiliki layar 254 cm dan rasio tembak 1,4:1 sampai 2,8:1, Anda dapat memosisikan proyektor di tempat yang berjarak 355,6 cm sampai 711,2 cm dari layar.[7]Perhitungannya seperti ini (menggunakan rasio 1.4:1 sebagai contoh): 1,4 x 254 cm = 355,6 cm.
    • Anda juga dapat membalik rumus. Jika Anda lebih suka memilih ukuran layar yang sesuai tempat Anda ingin memasang proyektor, ikuti rumus ini: jarak tembak dibagi rasio tembak = lebar layar.
      • Contohnya, Anda ingin menempatkan proyektor dengan jarak 487,7 cm dari layar, dan proyektor tersebut memiliki rasio tembak 1,4:1 hingga 2,8:1. Menggunakan rasio yang lebih rendah (1,4:1) sebagai contoh, bagilah 487,7 cm dengan 1,4, hasilnya sama dengan ukuran layar sebesar 348,4 cm. Mengingat rasio tembak berkisar hingga 2,8:1, Anda dapat memilih ukuran layar 174 cm sampai 348,4 cm.


[*]
image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/7/72/Mount-a-Projector-Step-5-Version-2.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-5-Version-2.jpg
[Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-5-Version-2.jpg]
Tentukan jarak tembak terbaik untuk proyektor. Setelah mengetahui kisaran jarak tembak, Anda dapat mengevaluasi ruangan dan memutuskan tempat yang paling cocok untuk memasang proyektor. Hal-hal yang perlu diingat ketika melakukan evaluasi:
  • Posisi duduk/menonton — jika proyektor bersuara keras atau cukup berat, sebaiknya tidak menggantungnya tepat di atas kepala Anda.
  • Colokan daya/kabel — proyektor kemungkinan memiliki dua kabel: HDMI dan daya. Anda mungkin perlu memastikan bahwa Anda sudah cukup dekat dengan penerima untuk mencolokkan proyektor, atau Anda telah memiliki kabel/ekstensi dengan panjang yang sesuai.
  • Preferensi Gambar — bahkan dalam rentang jarak tembak, akan ada perbedaan dalam kualitas gambar, sehingga Anda mungkin ingin menguji jarak yang lebih Anda sukai sebelum menentukan tempat untuk memasang proyektor. Jarak yang lebih pendek (yaitu proyektor lebih dekat ke layar) akan menghasilkan gambar yang lebih cerah, dan jarak yang lebih jauh (yaitu proyektor lebih jauh dari layar) akan memberikan gambar yang lebih kontras dan tajam.[8][9]



[*]
image: http://pad2.whstatic.com/images/thumb/a/a9/Mount-a-Projector-Step-6-Version-2.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-6-Version-2.jpg
[Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-6-Version-2.jpg]
Cari tahu offset vertikal proyektor Anda. Offset vertikal proyektor adalah seberapa tinggi atau seberapa rendah yang diperlukan untuk memproyeksikan gambar pada ketinggian layar yang tepat.[10]Offset vertikal ini berupa persentase dalam petunjuk penggunaan proyektor. Offset positif (misalnya +96,3%) berarti gambar akan diproyeksikan lebih tinggi dari lensa, sedangkan offset negatif (misalnya -96,3%) berarti gambar akan diproyeksikan lebih rendah. Jika proyektor dipasang terbalik, offset positif adalah offset yang lebih penting untuk diperhatikan.[11]
  • Banyak proyektor dilengkapi dengan pergeseran lensa vertikal, yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan tinggi gambar tanpa harus memindahkan proyektor. Jika Anda memiliki fungsi ini, cobalah menahan proyektor pada ketinggian yang berbeda sambil menyesuaikan pergeseran lensa untuk mengetahui tempat terbaik proyektor sebelum dilakukan pemasangan.[12]
  • Jika proyektor Anda tidak memiliki pergeseran lensa vertikal (yaitu memiliki offset vertikal tetap), Anda harus menempatkan proyektor tepat pada ketinggian yang direkomendasikan.


[*]
image: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/b/b9/Mount-a-Projector-Step-7-Version-2.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-7-Version-2.jpg
[Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-7-Version-2.jpg]
Hitung penempatan vertikal proyektor. Untuk menghitung penempatan vertikal proyektor yang ideal, gunakan rumus berikut: tinggi layar x persentase offset = jarak lensa di atas/di bawah bagian tengah layar.[13]
  • Contoh berikut adalah untuk proyektor dengan offset -96,3% hingga + 96,3%:
    • Layar proyeksi standar berdefinisi tinggi memiliki aspek rasio 1,78:1 (16:9), artinya layar memiliki lebar 1,78 kali tingginya. Jika layar memiliki lebar 254 cm, kemungkinan tingginya adalah 142,7 cm.
    • Untuk menghitung offset vertikal untuk layar 142,7 cm:142,7 cm (tinggi) x 96,3% (offset — jika hitungan Anda tidak memiliki simbol %, gunakan 0,963) = 137,4 cm.
    • Artinya, proyektor dapat diposisikan di mana saja dari 137,4 cm di bawah bagian tengah layar hingga 137,4 cm di atas bagian tengah layar.


[*]
image: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/e/eb/Mount-a-Projector-Step-8-Version-2.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-8-Version-2.jpg
[Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-8-Version-2.jpg]
Tentukan pergeseran lensa horizontal. Memasang proyektor idealnya sebaris dengan bagian tengah lebar layar, tetapi jika tata letak ruangan Anda mengharuskan lain, Anda perlu menghitung pergeseran lensa horizontal. Aturan untuk pergeseran lensa horizontal hampir sama dengan pergeseran lensa vertikal, kecuali jika Anda menggunakan rumus ini untuk menentukan pergeseran tersebut: lebar layar x persentase offset = jarak lensa ke kiri/kanan tengah layar.[14]
  • Usahakan agar tidak menggunakan pergeseran lensa horizontal bila memungkinkan, karena hal ini dapat mendistorsi gambar dan menyebabkan masalah dengan pergeseran lensa vertikal.[15]

[*]



Bagian 3 dari 3: Pemasangan Proyektor

  1. image: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/6/65/Mount-a-Projector-Step-9-Version-2.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-9-Version-2.jpg
    [Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-9-Version-2.jpg]
    Tentukan bantalan terbaik yang sesuai dengan proyektor dan ruangan. Bantalan proyektor berbeda-beda tergantung tempat menempelkannya (yaitu plafon atau dinding); baik menggunakan pipa atau lengan yang membantu mengatur ketinggian gambar atau tidak; dan bagaimana jenis/ukuran/berat proyektor yang dapat ditopangnya. Anda harus memperhatikan semua hal ini saat memilih bantalan. [16]
    • Belilah benda yang kokoh dan berkualitas tinggi; proyektor berkualitas rendah kemungkinan mudah aus seiring dengan berjalannya waktu. Keausan ini menyebabkan proyektor (dan gambar) tidak sejajar dengan layar.[17]
    • Anda mungkin perlu membeli adaptor untuk bantalan, tergantung pada jenis plafon. Untuk plafon gantung (plafon yang diturunkan dari plafon struktural, sehingga tidak mampu menopang beban berat), belilah perlengkapan plafon gantung. Untuk plafon katedral (tinggi dan melengkung), belilah adaptor plafon Katedral.



[*]
image: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/1/15/Mount-a-Projector-Step-10.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-10.jpg
[Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-10.jpg]
Pasang bantalan. Pasang bantalan yang sesuai dengan proyektor. Ikuti petunjuk yang disertakan dengan perlengkapan bantalan dan proyektor. Pastikan bahwa pelat bantalan sejajar dengan proyektor ketika sudah terpasang, sebelum melanjutkannya.[18] Pastikan bahwa seluruh bantalan terpasang ke proyektor sebelum mengamankannya ke dinding/plafon. .


[*]Hitung jarak bantalan dengan lensa dan sesuaikan jarak tembak yang sesuai. Gunakan pita pengukur untuk menentukan jarak antara pusat bantalan dan bagian depan lensa proyektor. Tambahkan panjang ini ke kisaran jarak yang dapat diterima antara lensa dan layar proyektor (yaitu jarak tembak).[19]
  • Jika jarak bantalan pada lensa adalah 15,2 cm, total jarak tembak asli yang baru dari 487,7 cm adalah 502,9 cm.



[*]
image: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/a/a9/Mount-a-Projector-Step-12.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-12.jpg
[Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-12.jpg]
Pasang proyektor dengan aman. Gunakan stud finder untuk meletakkan kancing (stud) plafon dalam jarak yang tepat dari layar ke proyektor. Amankan bantalan dengan kancing dan obeng, kunci Inggris dan 2 baut.
  • Baut lag (atau sekrup lag) adalah pengencang dengan kepala datar heksagonal dan batang ulir silinder. Baut ini dapat dikencangkan langsung ke kayu. juga dapat dikencangkan ke beton bila digunakan dengan menyisipkan benda yang disebut lag. Ukuran baut lag untuk bantalan proyektor adalah panjang 7,6 cm dan lebar 7,9 mm (kecuali jika dinyatakan lain dalam petunjuk bantalan).
  • Untuk menggunakan stud finder, Anda cukup meletakkannya di sepanjang dinding sampai indikator menunjukkan bahwa stud finder mengenainya. Instruksi lebih rinci ada di petunjuk penggunaan stud finder.
  • Jika tidak ada balok di lokasi tempat Anda ingin memasang proyektor, Anda mungkin perlu mempertimbangkan kembali penggunaan tempat tersebut, atau memasang sepotong kayu terlebih dahulu yang membentang di ruangan antara dua balok. Jika memungkinkan (yaitu jika ada loteng di atasnya), sembunyikan kayu di dalam plafon.[20]



[*]
image: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/8/8e/Mount-a-Projector-Step-13.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-13.jpg
[Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-13.jpg]
Pasang kabel pada lokasi yang man. Sambungkan kabel ke proyektor. Ikuti instruksi dalam petunjuk pengunaan proyektor.
  • Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk menggunakan kabel wiremold (alias pembungkus kabel) untuk membantu kabel berbaur dengan dinding saat kabel menyalur ke penerima dan stopkontak. Alat ini seharusnya tersedia di toko perangkat keras di wilayah Anda.
  • Jika Anda tidak masalah dengan penampilan kabel tetapi tetap ingin menjaga agar kabel terlihat rapi dan bersih, Anda juga dapat mengikat kabel pada titik-titik tertentu di dinding dengan menggunakan penopang dan pengencang kabel (alat ini juga tersedia di toko perangkat keras di wilayah Anda).



[*]
image: http://pad2.whstatic.com/images/thumb/c/c1/Mount-a-Projector-Step-14.jpg/670px-Mount-a-Projector-Step-14.jpg
[Image: 670px-Mount-a-Projector-Step-14.jpg]
Sesuaikan pengaturan proyektor untuk menyetel gambar. Hidupkan proyektor dan ikuti petunjuk penggunaan untuk mengatur perbesaran, pergeseran lensa, dan fokus ke pengaturan yang diinginkan. Ikuti petunjuk penggunaan untuk mengatur kontras, warna, dan kecerahan yang diinginkan pada proyektor.
  • Sebelum masuk ke penyetelan halus (fine tuning), atur gambar sehingga menjadi seakurat mungkin. Cara ini idealnya akan menghemat waktu dan menghilangkan rasa frustasi ketika melakukan penyetelan halus.[21]


[*]


Hal yang Anda Butuhkan
  • Proyektor
  • Petunjuk pengunaan proyektor
  • Perlengkapan bantalan
  • Stud finder
  • Obeng
  • Kunci Inggris
  • Dua baut lag 7,6 cm per 7,9 mm
  • Wiremolding/pembungkus kabel
  • Pita pengukur

Read more at http://www.infoskep.com/subject-cara-memasang-proyektor.html#jumeOGSZIobVOVCp.99