- hari ke empat tgl 28 juli 2016
- merapikan kabel
- mengrimping kabel RJ 45
-memeriksa keadaan LCD dan proyektor
-memeriksa keadaan LCD dan proyektor
Cara Mengkrimping Kabel rj-45 Dengan Cara Straight Dan Cross
1. : siapkan dulu alatnya Dan Kenali Kegunaanya atau Cara Mengunakan nya:
a. Tang Krimping:
Fungsi Tang Krimping :
Gambar 2: digunakan untuk mengkrimping kabel rj-45
2. LAN Tester :
digunakan untuk menguji atau mengetes coonect kabel nya sudah benar apa belum.
Kalau sudah jalan masing masing lampu di LAN tester kedip secara bergantian dan berurutan.
3. Rj-45 :
Kabel RJ-45 adalah kabel Ethernet yang biasa digunakan dalamopologi jaringan komputer LAN maupun jaringan komputer tipe lainnya. Konektor RJ-45 ini memiliki konfigurasi dua macam, sesuai dengan perangkat yang ingin dihubungkannya.
4. Kabel rj-45 :
a. Tang Krimping:
Crimp tool / Crimping tool adalah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ-45 / RJ-11 tergantung kebutuhan. Bentuknya macam-macam ada yang besar dengan fungsi yang banyak, seperti bisa memotong kabel, mengupas dan lain sebagainya. Ada juga yang hanya diperuntukan untuk crimp RJ-45 atau RJ-11 saja. Contoh gambarnya seperti ini.
Fungsi Tang Krimping :
Gambar 1:

Gambar 2: digunakan untuk mengkrimping kabel rj-45
2. LAN Tester :
digunakan untuk menguji atau mengetes coonect kabel nya sudah benar apa belum.
Kalau sudah jalan masing masing lampu di LAN tester kedip secara bergantian dan berurutan.
3. Rj-45 :
Kabel RJ-45 adalah kabel Ethernet yang biasa digunakan dalamopologi jaringan komputer LAN maupun jaringan komputer tipe lainnya. Konektor RJ-45 ini memiliki konfigurasi dua macam, sesuai dengan perangkat yang ingin dihubungkannya.
4. Kabel rj-45 :

Kabel UTP adalah jenis kabel yang biasa digunakan dalam jaringan komputer, Kegunaan kabel UTP adalah kabel yang dirancang khusus untuk menghantarkan transmisi data dalam suatu jaringan komputer.
UTP merupakan singkatan dari Unshielded Twisted Pair yang berarti Unshielded= tidak tahan terhadap gangguan interferensi elektromagnetik, dan Twisted Pair= artinya terdiri dari pasangan-pasangan kabel yang disusun secara berlilitan atau membentuk spiral.
Jenis kabel UTP yang paling banyak digunakan untuk perangkat komputer yaitu kabel UTP kategori 3, yang mampu menghantarkan data sampai dengan 10 mbps. Penggunaan kabel UTP dapat kita lihat pada kantor-kantor atau warnet yang memiliki sisstem jaringan LAN untuk menghubungkan komputer client ke komputer server.
Cara mengkrimping Kabel Dengan Cara Straight Dan Cross
a. potong kabel sesuai yang anda butuh kan menggunakan tang krimping
b. Kupas dulu kabel utp dengan tang krimping kemudian urutkan warna kabel seperti perintah dibawah ini:
1. krimping kabel straight
1. White-orange <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 1. White-orange
2. Orange <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 2. Orange
3. White green <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 3. White green
4. Blue <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 4. Blue
5. White blue <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 5. White blue
6. Green <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 6. Green
7. White brown <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 7. White brown
8. Brown <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 8. Brown
c. Urutkan kabel atau ratakan dengan memotong lagi kabelnya, kalau sudah teliti lagi urutan warnanya ,kalau sudah benar kemudian tancap kan kabel utp nya ke rj-45
tancapkan sampai mentok di rj-45 ( kabel nya lebih baik ikut kekrimping biar kuat )
d. krimping kabel rj-45
UTP merupakan singkatan dari Unshielded Twisted Pair yang berarti Unshielded= tidak tahan terhadap gangguan interferensi elektromagnetik, dan Twisted Pair= artinya terdiri dari pasangan-pasangan kabel yang disusun secara berlilitan atau membentuk spiral.
Jenis kabel UTP yang paling banyak digunakan untuk perangkat komputer yaitu kabel UTP kategori 3, yang mampu menghantarkan data sampai dengan 10 mbps. Penggunaan kabel UTP dapat kita lihat pada kantor-kantor atau warnet yang memiliki sisstem jaringan LAN untuk menghubungkan komputer client ke komputer server.
Cara mengkrimping Kabel Dengan Cara Straight Dan Cross
a. potong kabel sesuai yang anda butuh kan menggunakan tang krimping
b. Kupas dulu kabel utp dengan tang krimping kemudian urutkan warna kabel seperti perintah dibawah ini:
1. krimping kabel straight
1. White-orange <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 1. White-orange
2. Orange <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 2. Orange
3. White green <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 3. White green
4. Blue <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 4. Blue
5. White blue <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 5. White blue
6. Green <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 6. Green
7. White brown <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 7. White brown
8. Brown <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 8. Brown
tancapkan sampai mentok di rj-45 ( kabel nya lebih baik ikut kekrimping biar kuat )
d. krimping kabel rj-45
krimping kabel dengan menggunakan tang krimping , tempatkan rj-45 di lubang tang krimping kemudian tekan .
e. tes coonect kabel nya sudah benar apa belum.
Caranya tancapkan masing masing rj-45 ke lobang LAN tester
kemudian nyalakan power LAN tester .
kalau sudah benar pastikan berkedip semua NO : 1~8 secara bergantian dan berurutan, kalau masih ada 1 NO saja yang tidak berkedip atau berkedip tidak urut 1~8 berarti masih salah, ulangi lagi krimping nya sampai benar.
2 . Krimping Kabel Cross
1. White-orange <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 1. White-Green
2. Orange <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 2. Green
3. White green <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 3. White-orange
4. Blue <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 4. Blue
5. White blue <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 5. White blue
6. Green <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 6. orange
7. White brown <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 7. White brown
8. Brown <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 8. Brown
c. Urutkan kabel atau ratakan dengan memotong lagi kabelnya, kalau sudah teliti lagi urutan warnanya ,kalau sudah benar kemudian tancap kan kabel utp nya ke rj-45
tancapkan sampai mentok di rj-45 ( kabel nya lebih baik ikut kekrimping biar kuat )
d. krimping kabel rj-45krimping kabel dengan menggunakan tang krimping , tempatkan rj-45 di lubang tang krimping kemudian tekan .
e. tes coonect kabel nya sudah benar apa belum.
Caranya tancapkan masing masing rj-45 ke lobang LAN tester
kemudian nyalakan power LAN tester .
kalau sudah benar pastikan berkedip semua NO : 1~8 secara bergantian dan berurutan, kalau masih ada 1 NO saja yang tidak berkedip atau berkedip tidak urut 1~8 berarti masih salah, ulangi lagi krimping nya sampai benar.
E. Enlarger
Enlarger adalah sebuah proyektor transparansi khusus yang digunakan untuk memproduksi hasil fotografi dari film atau kaca negative yang menggunakan proses gelatin silver atau transparasi. Enlarger terdiri dari sumber lampu yang umumnya sebuah incandescent light bulb, sebuah holder untuk negative atau transparasi dan sebuah lensa khusus untuk memproyeksikan.

e. tes coonect kabel nya sudah benar apa belum.
Caranya tancapkan masing masing rj-45 ke lobang LAN tester
kemudian nyalakan power LAN tester .
kalau sudah benar pastikan berkedip semua NO : 1~8 secara bergantian dan berurutan, kalau masih ada 1 NO saja yang tidak berkedip atau berkedip tidak urut 1~8 berarti masih salah, ulangi lagi krimping nya sampai benar.
2 . Krimping Kabel Cross
1. White-orange <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 1. White-Green
2. Orange <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 2. Green
3. White green <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 3. White-orange
4. Blue <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 4. Blue
5. White blue <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 5. White blue
6. Green <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 6. orange
7. White brown <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 7. White brown
8. Brown <<<<<<<<<<>>>>>>>>>>> 8. Brown
tancapkan sampai mentok di rj-45 ( kabel nya lebih baik ikut kekrimping biar kuat )
d. krimping kabel rj-45krimping kabel dengan menggunakan tang krimping , tempatkan rj-45 di lubang tang krimping kemudian tekan .

e. tes coonect kabel nya sudah benar apa belum.
Caranya tancapkan masing masing rj-45 ke lobang LAN tester
kemudian nyalakan power LAN tester .
kalau sudah benar pastikan berkedip semua NO : 1~8 secara bergantian dan berurutan, kalau masih ada 1 NO saja yang tidak berkedip atau berkedip tidak urut 1~8 berarti masih salah, ulangi lagi krimping nya sampai benar.
Jenis-Jenis Proyektor
1.Proyektor elektronik
a) Proyektor digital
Proyektor digital adalah peralatan teknologi modern. Ini digunakan untuk mengkonversi data gambar secara langsung dari komputer ke sebuah layar melalui sistem lensa. Proyektor digital menyediakan visualisasi data yang sebenarnya disimpan dalam komputer untuk presentasi. Proyektor ini memungkinkan para penonton untuk menonton gambar bergerak dari sebuah DVD, pemutar cakram digital serbaguna.
Pemasang iklan atau penjual juga menggunakan proyektor untuk memberikan demonstrasi produk untuk sejumlah besar pelanggan. Dapat dengan mudah mengkonversi dokumen tertulis ke papan tulis interaktif.
Proyektor digital memainkan peranan penting dalam pembentukan sistem home theater. Empat teknologi yang digunakan dalam proyektor digital :
- Intensitas tinggi CRT.
- LCD Proyektor LCD menggunakan gerbang cahaya.
- Texas Instruments ‘teknologi DLP.
b) Proyektor LCD
Proyektor LCD adalah perangkat alat bantu yang sering digunakan untuk media presentasi, karena mampu menampilkan gambar dengan ukuran besar. LCD Proyektor dapat bekerja dengan dilengkapi peralatan tambahan yaitu :
A) Kabel data
Digunakan untuk menghubungkan antara LCD Proyektor dengan komputer. Dua jenis kabel data yang sering digunakan dalam LCD Proyektor yaitu : USB (Universal Serial Bus) atau Parallel.
B) Power Supply
C) Menghubungkan LCD Proyektor dengan sumber listrik. Terdiri dari adaptor dan kabel penghubung tegangan ke LCD Proyektor.
Istilah teknis dalam LCD Proyektor :
- ANSI Lumens
- Resolutions
- Digital Light Processing (DLP)
- Liquid Crystal Display (LCD)
- Liquid Crystal on Silicon (LCOS)
- Aspect Ratio
- Contrast Ratio
- Lens shift
- Keystone
Tingkatan Resolusi layar dalam LCD Proyektor :
Bekerja berdasarkan prinsip pembiasan cahaya yang dihasilkan oleh panel-panel LCD. Panel ini dibuat terpisah berdasarkan warna-warna dasar, merah, hijau dan biru (R-G-B). Sehingga terdapat tiga panel LCD dalam sebuah proyektor. Warna gambar yang dikeluarkan oleh proyektor merupakan hasil pembiasan dari panel-panel LCD tersebut yang telah disatukan oleh sebuah prisma khusus.
Gambar yang telah disatukan tersebut kemudian dilewatkan melalui lensa dan di”jatuh”kan pada layar sehingga dapat dilihat sebagai gambar utuh. Gambar yang dihasilkan proyektor LCD memiliki kedalaman warna yang baik karena warna yang dihasilkan olah panel LCD langsung dibiaskan lensa ke layar. Selain itu gambar pada proyektor LCD juga lebih tajam dibandingkan dengan hasil gambar proyektor DLP. Kelebihan lain dari LCD adalah penggunaan cahaya yang lebih efisien sehingga dapat memproduksi “ansi lumens” yang lebih tinggi dibandingkan proyektor dengan teknologi DLP.
c) Proyektor CRT
CRT atau sering disebut juga dengan Katoda Ray Tube yang memanfaatkan Proyektor kuno tabung gambar yang telah digunakan pada TV konvensional selama beberapa dekade. Dengan jenis proyektor ini, tiga CRT, plus lensa pembesar, digunakan untuk melemparkan sebuah gambar ke layar. Para CRT digunakan untuk memproyeksikan warna utama, merah, biru dan hijau. Adanya tiga tabung yang berbeda-beda warna dalam proyektor CRT, membuat proyektor ini lumayan besar dan berat.
Sehingga dianggap kurang fleksibel untuk digunakan pada presentasi-presentasi dalam ruang yang kecil. Proyektor semacam ini bekerja dengan baik untuk menghasilkan kontras yang besar, sangat berbeda kulit hitam, dan warna yang besar. CRT karena gambar tersebut tidak dipindai dengan berkas elektron, mereka tidak terbatas pada kisaran tertentu dan menawarkan piksel lintang yang lebih besar dalam hal resolusi layar.
Secara keseluruhan, sebuah proyektor CRT memberi pemirsa yang sangat memuaskan, kualitas gambar film. Tidak seperti DLP dan model LCP, CRT proyektor tidak memiliki bola lampu yang memerlukan penggantian, yang akan menghemat uang konsumen. Juga, model CRT terakhir selama 20, 000 jam – hidup yang relatif panjang. Ada beberapa kelemahan semacam ini proyektor.
Model CRT biasanya cukup mahal, mulai dari sekitar $ 10, 000. Mereka juga besar, seringkali membutuhkan jumlah yang sama ruangan sebagai 20-inch TV. Juga, untuk proyektor CRT untuk bekerja secara maksimal kemampuan, ruangan gelap diperlukan.
d) Proyektor DLP
Pemrosesan Cahaya Digital (bahasa Inggris:Digital Light Processing, DLP (DMD). Setiap kaca mewakilkan satu pixel dalam gambar yang diprojeksikan.) adalah sebuah teknologi yang digunakan dalam projektor dan televisi projeksi. DLP awalnya dikembangkan oleh Texas Instruments, dan mereka tetap pembuat satu-satunya teknologi ini, meskipun banyak produk pasar berlisensi menggunakan chipset mereka. Dalam projektor DLP, gambar diciptakan oleh kaca kecil mikroskopis disusun dalam sebuah matrix di atas chip semikonduktor, dikenal sebagai Digital Micromirror Device
Jumlah kaca sama dengan resolusi gambar yang diprojeksikan: 800×600, 1024×768, dan 1280×720 matrix adalah beberapa ukuran DMD yang umum. Kaca-kaca ini dapat diubah posisinya dengan cepat untuk merefleksikan cahaya melalui lensa atau ke sebuah heatsink (disebut pembuangan cahaya dalam terminologi Barco). Penyusunan posisi dengan cepat kaca-kaca ini (intinya berganti antara ‘on’ dan ‘off’) membuat DMD mengatur intensitas cahaya yang direfleksikan melalui lensa, menciptakan efek abu-abu bertingkat sebagai tambahan untuk putih (kaca dalam posisi ‘on’), dan hitam (kaca dalam posisi ‘off’). Ada dua metode primer di mana sistem projeksi DLP menciptakan sebuah gambar berwarna, yang satu dengan menggunakan projektor DLP chip-tunggal, dan satu lagi menggunakan projektor tiga-chip.
Pada DLP, cahaya terlebih dahulu akan mengenai sebuah Color Filter berbentuk roda. Kemudian warna yang diperoleh akan mengenai Digital Micromirror Devices (DMD). Dari DMD inilah kemudian cahaya akan diproyeksikan dengan cara dipantulkan ke layar. DMD adalah sebuah optical chip yang terdiri dari tiga lapis cermin-cermin micro yang masing-masing lapisan dipisahkan oleh rongga udara yang memungkinkan cermin untuk miring sejauh -10 sampai +10 derajat.
e) Proyektor LCOS
Teknologi yang terakhir ini memanfaatkan keunggulan dua teknologi yang sudah hadir sebelumnya, yaitu LCD dan DLP. Teknologi LCOS lebih mudah diproduksi dan ringan dibandingkan LCD. Resolusi yang dihasilkan juga lebih baik dari LCD. Bahkan resolusi teknologi ini diperhitungkan dapat mencapai QXGA, yaitu 2048×1536 pixel.
Sangat tinggi, bahkan yang tertinggi. Teknologi ini juga mengurangi artefak yang muncul pada LCD. Selain itu, LCOS memiliki kontrol analog seperti layaknya LCD dengan gradasi warna yang lebih baik dibandingkan DLP. Contrast ratio teknologi ini juga lebih baik dibandingkan LCD meskipun tidak terlalu lebih baik dari DLP.
Namun, nilai brightness-nya sejajar dengan LCD yang artinya lebih baik dari DLP.
2.Proyektor transparansi
A. Proyektor film,
frame berturut-turut proyek dari kumparan untuk membuat film gambar bergerak.
B. Proyektor slide
Proyektor slide adalah alat yang memiliki fungsi menampilkan bayangan sebuah gambar positif yang dapat ditembus cahaya.
C. Proyektor overhead
OHP (Overhead Projector) merupakan jenis perangkat keras yang sangat sederhana, terdiri atas sebuah kotak dengan bagian atasnya sebagai landasan yang luas untuk meletakkan transparansi. Cahaya yang amat terang dari lampu proyektor amat kuat menyorot dari dalam kotak kemudian dibiaskan oleh sebuah lensa khusus, yaitu lensa fresnel, melewati sebuah transparan ukuran 20 x 25 cm yang ditempatkan di atas landasan tersebut. Sebuah sistem pemantul cahaya dari cermin dan lensa, yang di tempatkan di atas kotak landasan, menghasilkan berkas cahaya berbelok 90 derajat. Dengan lampunya yang amat terang dan sistem optiknya yang efisien, menghasilkan banyak sekali cahaya sehingga memungkinkan untuk dipergunakan di ruangan biasa tanpa penggelapan.
Over Head Proyektor/ Over Head Transparansi yang pertama digunakan untuk identifikasi polisi bekerja. Mulai digunakan secara luas di sekolah-sekolah dan bisnis di akhir 1950-an dan awal 1960-an. Produsen utama overhead projector dalam periode awal ini adalah perusahaan 3M. Sebagai permintaan proyektor tumbuh, Buhl Industri didirikan pada tahun 1953, dan menjadi kontributor terkemuka AS selama beberapa penyempurnaan optik untuk proyektor overhead dan lensa proyeksi.
D. Magic Lantern
Perkembangan proyektor dimulai dengan ditemukannya magic lantern, oleh Jesuit Athanasius Kircher ada tahun 1671. Kemudian pada tahun 1838, William George Horner menciptakan alat optic yang bisa mengubah gambar bergerak menjadi gambar diam, alat ini dinamakan Zoetrope. Pada tahun 1891 Thomas Edison menemukan kinetoscope. Alat ini menggunakan mesin untuk memutar bagian-bagian gambar dengan menyorotkan cahaya ke layer.
Sejak saat itu proyektor semakin sering digunakan.
Proyektor digital memainkan peranan penting dalam pembentukan sistem home theater. Empat teknologi yang digunakan dalam proyektor digital :
Pada DLP, cahaya terlebih dahulu akan mengenai sebuah Color Filter berbentuk roda. Kemudian warna yang diperoleh akan mengenai Digital Micromirror Devices (DMD). Dari DMD inilah kemudian cahaya akan diproyeksikan dengan cara dipantulkan ke layar. DMD adalah sebuah optical chip yang terdiri dari tiga lapis cermin-cermin micro yang masing-masing lapisan dipisahkan oleh rongga udara yang memungkinkan cermin untuk miring sejauh -10 sampai +10 derajat.
Namun, nilai brightness-nya sejajar dengan LCD yang artinya lebih baik dari DLP.
Enlarger adalah sebuah proyektor transparansi khusus yang digunakan untuk memproduksi hasil fotografi dari film atau kaca negative yang menggunakan proses gelatin silver atau transparasi. Enlarger terdiri dari sumber lampu yang umumnya sebuah incandescent light bulb, sebuah holder untuk negative atau transparasi dan sebuah lensa khusus untuk memproyeksikan.










0 komentar:
Posting Komentar